Saturday, 18 September 2010

Legend of Zelda Ocarina of Time




The Infiatable Fate        



 Ini adalah kali pertamaku berdiri dihadapan pelindung hutan karena keinginannya. Aku telah beberapakali bertatap muka dengan Gran Arbol Deku, namun itu bukan karena suatu perihal yang serius ataupun karena kesengajaan. Biasanya anak-anak dari hutan Kokiri menemui Gran Arbol Deku karena sesuatu yang sangat gawat tentang perinya dan hal itu yang membuatku sangat jarang menemuinya. Aku juga masih terpikir dengan kata-kata Midow di depan jalan masuk ketempat Deku.

Tuesday, 14 September 2010

Legend of zelda Ocarina of Time







The Summoned Kid

Aku terbangun lagi dari mimpi burukku. Sungguh aku sangat tak mengerti ini sudah yang kesekian kali nya aku memimpikan hal yang sama berulang-ulang. Apa sih sebenarnya hubungan aku dengan mimpi itu. Di dalam mimpiku aku berdiri di depan sebuah kastil megah berdinding kokoh, sekeliling kastil ditutupi oleh dinding tegak yang terlihat sangat kokoh begitu pula di sekelilingnya terdapat aliran air selebar 10 hingga 12 kaki menutup kemungkinan orang untuk masuk tanpa melewati pintu. Tapi bukan itu masalah dari mimpi bodoh ini. Di dalam mimpiku aku melihat dua orang wanita keluar dari kastil dengan wajah begitu ketakutan menaiki kuda putih. Aku yakin salah seorang dari mereka memanggilku, tapi entah itu siapa, sangat asing bagiku. Lalu setelah dua wanita itu berlalu sesaat kemudian datang seorang lelaki berperawakan tinggi kulit coklat gelap menghampiriku di atas kuda hitamnya. Begitu dia mendekatiku sungguh yang aku rasakan kengerian yang sangat besar aku bahkan tak mampu untuk menggerakkan kakiku ketika sorot mata tajamnya menatapku. Dengan nada yang sangat mampu menggetarkan seluruh kengerian dia bertanya “ anak bodoh, kau melihat mereka pergi. Kemana arah mereka pergi?” aku sungguh tak mampu berkata-kata. Hingga tatapan dinginnya berubah menjadi amarah dan dengan santainya ia mengarahkan telapak tangannya ke arahku, entah kenapa dari telapak tangannya aku melihat cahaya terkumpul lalu sesaat kemudian aku mendapati diriku telah terjerembab dengan luka yang sangat serius hingga aku terbangun dari mimpiku.





Saturday, 11 September 2010

laki-laki pemalu

by: efek rumah kaca




senja akan segera berlalu
seorang lelaki melintas menyimpan malu
menyusul langkah sang gadis yang mungil
tapak kakinya yang lelah menyisakan perih

nanti malam kan ia jerat rembulan
disimpan dalam sunyi hingga esok hari
lelah berpura pura bersandiwara
esok pagi kan seperti hari ini
menyisakan duri, menyisakan perih
menyisakan sunyi...aaa...

berharap gadis mengerti hatinya
tetes keringat mengalir mencoba melawan ragu

Friday, 10 September 2010

Some Think

I close my eyes, find more than just dark
Nothing there but silence
It bring me away like i never been here
It bring me trought what i'm afraid of
Feel the dark, think more
Is it bring some fear?
It gave me peace more than light do

Am i need light with dark gave me peace?
I doubt i wouldn't

No light no dark,..
Than what you think..
Still wanna stand alone?

Come to me and i'd give you everything
Just tell me "here i don't need anyone"
Come to me and i'd be your servant
Just say "i can stand with no one"
Than i belive you can rule everything...

Think more, look around you..
They are your key..
Key of everything...

Tuesday, 7 September 2010

The Legend of Zelda




Aku terbangun lagi dari mimpi burukku. Sungguh aku sangat tak mengerti ini sudah yang kesekian kali nya aku memimpikan hal yang sama berulang-ulang. Apa sih sebenarnya hubungan aku dengan mimpi itu. Di dalam mimpiku aku berdiri di depan sebuah kastil megah berdinding kokoh, sekeliling kastil ditutupi oleh dinding tegak yang terlihat sangat kokoh begitu pula di sekelilingnya terdapat aliran air selebar 10 hingga 12 kaki menutup kemungkinan orang untuk masuk tanpa melewati pintu. Tapi bukan itu masalah dari mimpi bodoh ini. Di dalam mimpiku aku melihat dua orang wanita keluar dari kastil dengan wajah begitu ketakutan menaiki kuda putih. Aku yakin salah seorang dari mereka memanggilku, tapi entah itu siapa, sangat asing bagiku. Lalu setelah dua wanita itu berlalu sesaat kemudian datang seorang lelaki berperawakan tinggi kulit coklat gelap menghampiriku di atas kuda hitamnya. Begitu dia mendekatiku sungguh yang aku rasakan kengerian yang sangat besar aku bahkan tak mampu untuk menggerakkan kakiku ketika sorot mata tajamnya menatapku. Dengan nada yang sangat mampu menggetarkan seluruh kengerian dia bertanya “ anak bodoh, kau melihat mereka pergi. Kemana arah mereka pergi?” aku sungguh tak mampu berkata-kata. Hingga tatapan dinginnya berubah menjadi amarah dan dengan santainya ia mengarahkan telapak tangannya ke arahku, entah kenapa dari telapak tangannya aku melihat cahaya terkumpul lalu sesaat kemudian aku mendapati diriku telah terjerembab dengan luka yang sangat serius hingga aku terbangun dari mimpiku.




Ini adalah cerita yang diangkat dari game yang telah menjadi permainan dunia. dimana seorang anak kecil akan mengemban tugas besar hingga menjadi penyelamat sesungguhnya dari kejahatan yang siap mengambil alih seluruh dunia.
Link adalah anak laki-laki yang selalu ceria namun suatu ketika takdir harus segera mengubah hari-harinya