Tuesday, 7 September 2010

The Legend of Zelda




Aku terbangun lagi dari mimpi burukku. Sungguh aku sangat tak mengerti ini sudah yang kesekian kali nya aku memimpikan hal yang sama berulang-ulang. Apa sih sebenarnya hubungan aku dengan mimpi itu. Di dalam mimpiku aku berdiri di depan sebuah kastil megah berdinding kokoh, sekeliling kastil ditutupi oleh dinding tegak yang terlihat sangat kokoh begitu pula di sekelilingnya terdapat aliran air selebar 10 hingga 12 kaki menutup kemungkinan orang untuk masuk tanpa melewati pintu. Tapi bukan itu masalah dari mimpi bodoh ini. Di dalam mimpiku aku melihat dua orang wanita keluar dari kastil dengan wajah begitu ketakutan menaiki kuda putih. Aku yakin salah seorang dari mereka memanggilku, tapi entah itu siapa, sangat asing bagiku. Lalu setelah dua wanita itu berlalu sesaat kemudian datang seorang lelaki berperawakan tinggi kulit coklat gelap menghampiriku di atas kuda hitamnya. Begitu dia mendekatiku sungguh yang aku rasakan kengerian yang sangat besar aku bahkan tak mampu untuk menggerakkan kakiku ketika sorot mata tajamnya menatapku. Dengan nada yang sangat mampu menggetarkan seluruh kengerian dia bertanya “ anak bodoh, kau melihat mereka pergi. Kemana arah mereka pergi?” aku sungguh tak mampu berkata-kata. Hingga tatapan dinginnya berubah menjadi amarah dan dengan santainya ia mengarahkan telapak tangannya ke arahku, entah kenapa dari telapak tangannya aku melihat cahaya terkumpul lalu sesaat kemudian aku mendapati diriku telah terjerembab dengan luka yang sangat serius hingga aku terbangun dari mimpiku.




Ini adalah cerita yang diangkat dari game yang telah menjadi permainan dunia. dimana seorang anak kecil akan mengemban tugas besar hingga menjadi penyelamat sesungguhnya dari kejahatan yang siap mengambil alih seluruh dunia.
Link adalah anak laki-laki yang selalu ceria namun suatu ketika takdir harus segera mengubah hari-harinya

No comments:

Post a Comment